Moanna Film Review

0

Alhamdulillah finally watch movie with my family, after fetching review from IMDB.com with no profanity, Sex, and minimum of violence this movie is a go, especially the trailer didn’t appear to be fishy, or so I thought..

Typical of Disney movie, I expect some inception from this movie from the get go, and it were really there 😅

In the aspect of nudity and profanity, I couldn’t expect much from the Western point of view, this movie was safe to be watched by all age, although the clothing used by the female characters are little bit similar to kemben or dresses Java looked that expose area slightly above breast..similarly for the male characters, since this movie depicted from Hawaiian culture, some body parts are exposed in the area of waist below & above, but apart from that one, it was alright..

What I didn’t really expect were the inception turned out to be quite deep if the parents would not notice. Things like Beliefs similar of the “Mother Earth” or “Gaia” were to be found on this movie, defining the creation from the Goddess Te Fiti (although it was mythical not based from Polynesian Deity) that create the Earth and ruled out the ocean for the people benefits..thus the words of worship often to be found in this movie to give the idea that the Island and the creation came from Te Fiti, instead of from the God..hence we need to give counterinception to the children that it wasn’t true..

Ulil Amri dalam Islam

0

Bismillahirrahmanirrahim, post lama tapi karena di FB diblock so had to post here *chuckle

 

Assalamu’alaikum WarrahmatullahWabarakaatuh

Mengikuti trend di Stop Antivaks pada Forum FB yang telah sangat keliru menjustifikasi tentang definisi ulil amri minkum, maka dengan ini saya ingin clarify beberapa kekeliruan dan keganjilan mereka. Ini Linknya MEREKA! à https://www.facebook.com/photo.php?fbid=288343664637060&set=a.146277478843680.30561.146270875511007&type=1&theater

 

Yang pertama:

 

Definisi Ulil Amri minkum menurut mereka (SAV) adalah umara’ dan juga ulama, sesuai dengan pendapat Imam an Nawawi, dan ini saya tidak masalahkan, karena semua ulama juga sepakat dg definisi dua itu. Yang jadi permasalahan adalah sewaktu tidak bisanya SAV mendefinisikan SIAPAKAH pemimpin yg disebutkan tadi. Baik secara karakteristik maupun kriteria2nya.

 

Yaitu:

–      Definisi Penguasa Islam

–      Definisi Pemimpin Islam

 

Kalau hanya menampilkan definisi UlilAmri Minkum, kita juga sepakat mengenai itu. Tapi tidak dibahas lebih lanjut mengenai fungsi ayat itu.

 

Well without further ado, saya harap tulisan ini dapat membuka mata para SAVers yg mempunyai paham keliru mengenai ulil amri.

 

Ayat yang dijadikan patokan mengenaiulil amri ini adalah surat An Nisa ayat 59, yang berbunyi

”Hai orang-orang yang beriman, ta`atilah Allah dan ta`atilah Rasul (Nya), dan ulil amri di antara kamu. Kemudian jika kamu berlainan pendapat tentang sesuatu,maka kembalikanlah ia kepada Allah (Al Qur’an) dan Rasul (sunnahnya), jika kamu benar-benar beriman kepada Allah dan hari kemudian. Yang demikian itu lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya.” (QS. An-Nisa [4] : 59)

Yuk kita bedah apa sih artinya ni ayat:

”Hai orang-orang yang beriman, ta`atilah Allah dan ta`atilah Rasul (Nya), dan ulil amri di antara kamu.” (QS.An-Nisa [4] : 59)

Siapakah Ulil Amri Minkum (Pemimpin diantara kalian)

 

Menurut Imam Ibnu Katsir (774H) Rahimahullah dalam Tafsir Ibn Katsir disebutkan bahwa

 

قالعليبنأبيطلحة،عنابنعباس:{ وَأُولِي الأمْرِمِنْكُمْ} يعني: أهل الفقهوالدين.وكذاقالمجاهد،وعطاء،والحسنالبصري،وأبوالعالية:{ وَأُولِي الأمْرِمِنْكُمْ} يعني: العلماء.

“Berkata Ali bin Abi Thalhah, dari Ibnu ‘Abbas: “Dan Ulil Amri di antara kalian” artinya ahli fiqih dan agama. Begitu pula menurut Mujahid, Atha’, Hasan Al Bashri, dan Abu al ‘Aliyah: “Dan Ulil Amri di antara kalian” artinya ulama.”

 

Kemudian beliau Rahimahullah mengatakan bahwa Ulil Amri Minkum menurut penafsiran beliau adalah Umara’ dan juga Ulama berdasarkan Hadith Shahih yg diriwayatkan oleh Imam Bukhari Rahimahullah

 
منأطاعنيفقدأطاعالله،ومنعصانيفقدعصاالله،ومنأطاعأميريفقدأطاعني،ومنعصاأميريفقدعصانى

 

“Barang siapa yang taat kepadaku, maka dia telah taat kepada Allah, barang siapa yangmembangkang kepadaku maka dia telah membangkang kepada Allah, barangsiapa yang mentaati amir (pemimpin)ku, maka dia taat kepadaku, dan barangsiapa yang membangkang kepada pemimpinku maka dia telah membangkang kepadaku.” (HR Bukhari 2737)

 

Mari kita telaah lebih lanjut mengenai ulil amri minkum ini. Dalam Surat An Nisa ayat 59 (JANGAN DIPENGGAL DONG SAV), terdapat seruan bagi orang-orang yang beriman bahwa kita wajib mentaati Allah, kemudian Rasulnya, lalu orang-orang yg dijadikan pemimpin diantara kita. Dengan catatan bahwa pemimpin tersebut haruslah Muslim dan Mu’min, karena khittab (seruan) nya itu merujuk kepadaorang-orang yg beriman. Disini juga ada catatan bahwa, adanya beberapa preseden ketaatan sebelum taat kepada ulil amri minkum, yaitu haruslah taat kepada Allah dan RasulNya baru dapat taat kepada ulil amri itu sendiri. Dan bila berlainan pendapat, maka harus MERUJUK kepada al Qur’an dan Sunnah jika memang kita mengaku beriman kepada Allah dan hari Akhir.

 

Imam Al-Mawardi berpendapat, Ulil Amri adalah sekumpulan orang yang adil, berilmu,berwawasan dan bersikap bijak. (Al-Ahkamus-Sulthaniyyah,hal. 4.)

 

 

DefinisiUlil Amri:

 

  1. Islam (QS An Nisa: 59, 141, 144; QS AliImran: 28, Al Maidah: 51 & Ibnu Katsir,Tafsîr IbnuKatsîr, 2/386)
  2. Laki-laki (HR Bukhari No 4425) (Syarhus Sunnah al Baghawi 516H 10/77) (Ibnu Hazm,Al-Fashl fial-Milal, IV/110)
  3. Baligh, (QS: An Nisa: 5)
  4. Berakal Sehat
  5. Adil (QS Ath Thalaq: 2), arti Adil adalah: (Imam Khattib al Baghdadi 463H,Al-Farqbayna al-Firaq)
  6. Menjagaagama
  7. Harta
  8. Kehormatandiri
  9. Merdeka
  10. Memiliki Kemampuan u mjd pemimpin (HRMuslim 3405)
  11. Amanah (HR Bukhari 6015)
  12. Berpegang kepada hukum Allah danRasulNya (An Nisa 59, Al Maidah 49, dll)
  13. Tidakmeminta Jabatan (HR Bukhari 6614)

 

Al-Khaththabirahimahullah menyebutkan:

 

ان المراد بأئمة المسلمين الخلفاء وغيرهم ممن يقوم بأمور المسملين من اصحاب الولايات

 

“Yang dimaksudkan dengan pemimpin umat Islam adalah para khalifah dan selainnya dari kalangan para pemimpin yang memegang tanggung jawab menguruskan hal-ehwal umat Islam (masyarakat).” (Syarah Shahih Muslim, 2/38)

 

Imam asy-Syaukani rahimahullah ketika menafsirkan firman Allah Subhanhu wa Ta’ala, surah an-Nisa’ ayat 59, beliau menyatakan:

 

وأولي الأمر هم: الأئمة، والسلاطين، والقضاة، وكل من كانت له ولاية شرعية لا ولاية طاغوتية

 

“Ulil amri adalah para imam, sultan, qadhi, dan setiap orang yang memiliki kekuasaan SYAR’IYYAH, bukan kekuasaan thaghutiyyah.” (Imam asy-Syaukani, Fathul Qadir, 2/166

 

Wajibnya taat kepada Pemimpin:

 

Dari Ibnu Umar radhiallahu anhuma dariNabi shallallahu ‘alaihi wasallam, bahwa beliau bersabda:
عَلَى الْمَرْءِ الْمُسْلِمِ السَّمْعُ وَالطَّاعَةُ فِيمَا أَحَبَّ وَكَرِهَ إِلَّا أَنْ يُؤْمَرَ بِمَعْصِيَةٍ فَإِنْ أُمِرَ بِمَعْصِيَةٍ فَلَا سَمْعَ وَلَا طَاعَةَ
“Wajib atas setiap muslim untuk mendengar dan taat (kepada penguasa), baik pada sesuatu yang dia suka atau benci. Akan tetapijika dia diperintahkan untuk bermaksiat, maka tidak ada kewajiban baginya untukmendengar dan taat.” (HR. Al-Bukhari no. 7144 dan Muslim no. 1839)

 

“Barangsiapa melihat sesuatu yang tidakdisukainya dari seorang pemimpin, maka bersabarlah; karena barangsiapa yangmembelot dari jama’ah sejengkal saja kemudian ia mati, maka matinya adalah matijahiliyah.” (HR. Bukhari dan Muslim)

“Mendengar dan menaati (pemimpin) adalah wajib bagi seorang muslim, dalam hal yang ia sukai maupun yang tidak disukai, selama ia tidak diperintah dalam konteks maksiat. Apabila diperintah dalam konteks kemaksiatan, maka tidak wajib mendengar atau menaati.” (Shahih Bukhari, 5/23; Muslim,3/1466; Ibnu Majah,2/956; Tirmidzi, 4/209)
“Barang siapa melanggar janji setianya kepada Imam dan mati dalam keadaan demikian, maka pada Hari Kiamat ia akan menemui Allah tanpa mempunyai hujjah(argumentasi).”(Ahmad di dalam Musnad,3/445)

“Wajiblah engkau mendengar dan taat, dalam keadaan engkau sulit maupunmudah, dalam keadaan kau senang maupun terpaksa, dan engkau mengutamakan lebih dari dirimu.”(Shahih Muslim bi Syarh An-nawawi,12/223)

——————————————————————————————————–

Disebutkan, bahwa Ubadah bin Shamit berkata: “Nabi saw mengundang kami, lalu kami membaiat beliau untuk mendengar dan menaatinya, baik ketika kami senang maupun terpaksa, ketika kami dalam kesulitan atau pun kemudahan, dan kami mengutamakan beliau lebih dari kami. Kami tidak boleh menentang perintah yang dikeluarkan oleh yang berwenang,kecuali bila “kalian melihat kekufuran yang nyata, dan ada bukti-bukti dari Kitabullah yang dapat kalian pegang.” (HR. Bukhari)

——————————————————————————————————–

Imam Ahmad (240H) rahimahullah berkata dalam risalah Ushul As-Sunnah, “Wajib untuk mendengar dan taat kepada para pemimpin dan amirul mukminin, baik dia orangyang baik maupun orang yang jahat.”

——————————————————————————————————–

Ibnu Qudamah (620H) dalam kitab Lum’ah Al-I’tiqad mengatakan bahwa “termasuk sunnah(tuntunan Islam) adalah mendengar dan taat kepada para penguasa dan pimpinan(amir)

——————————————————————————————————–

Imam Ibnu Abi Hatim (380H) Rahimahullah berkata dalam risalah Ashlu As-Sunnah atau dikenal juga dengan namaI’tiqad Ad-Din, “Saya bertanya kepada ayahku (Abu Hatim) dan juga Abu Zur’ah mengenaimazhab ahlussunnah dalam masalah pokok-pokok agama, dan mazhab yang keduanyamendapati para ulama di berbagai negeri berada di atasnya, dan mazhab yangmereka berdua sendiri yakini. Maka keduanya berkata, “Kami menjumpai para ulamadi berbagai negeri, di Hijaz, di Irak, di Mesir, di Syam, dan di Yaman. Maka diantara mazhab mereka adalah …. Kami mendengar dan taat kepada pimpinan yangAllah serahkan urusan kami kepadanya, dan kami tidak melepaskan diri dariketaatan kepadanya.”

——————————————————————————————————–

Imam Ath-Thahawi (321H) Rahimahullah berkata dalam kitab Al-Aqidah Ath-Thahawiah,“Kami memandang bahwa menaati penguasa yang merupakan bagian dari ketaatankepada Allah Azz wa Jalla adalah suatu kewajiban, selama mereka tidak memerintahkan kepada kemaksiatan. Kami mendoakan mereka agar mendapatkankesalehan dan kebaikan.”

——————————————————————————————————–

Ibnu Baththal berkata, “Para fuqaha’ telah sepakat (ijma’) berkenaan kewajiban mentaati sultan (pemerintah) yang memiliki kuasa walaupun dia mendapat kuasa tersebut dengan cara rampasan atau pemberontakan (mutaghallib), dan hendaklah kita berjihad bersama-samanya. Ini adalah kerana ketaatan kepadanya lebih baik dari keluar meninggalkan ketaatan kepadanya (dengan mengambil sikap membangkang atau memberontak), yang dengannya mampu memelihara darah dan menenangkan orang ramai (masyarakat). Tidak ada pengecualian dalam perkara ini, melainkan apabila sultan melakukan kekafiran yang nyata.”.” (Ibnu Hajar, Fathul Bari, 13/7)

——————————————————————————————————–

Sebagaimanajuga perkataan Ibnu Qudamah rahimahullah (Wafat: 620H), “Apabila naiknya Abdul Malik B. Marwan dengan cara keluar menentang Ibnu az-Zubair, membunuhnya,memaksa rakyat dengan pedang hingga dia naik sebagai imam (pemimpin) dan diberikan bai’ah, maka wajib pula mentaati pemerintah yang mutaghallib (yang naik dengan cara yang tidak syar’i) ini.” (Ibnu Qudamah, al-Mughni, 8/526)

——————————————————————————————————–

 

Batas Batas ketaatan kepada Pemimpin:
“Rosululloh SAW menyeru kami maka kamiberbai’at kepada beliau, diantara yang beliau minta kepada kami dalam bai’atitu adalah kesanggupan untuk mendengar dan taat baik dalam keadaan ringan atauberat, dalam keadaan sulit atau mudah dan ketika kami diperlakukan tidak adildan agar kami tidak menggoyang kepemimpinan seseorang, beliau bersabda:“…kecuali apabila kalian melihat kekufuran yang nyata (kufur bawaah) dengandiiringi bukti yang jelas dari Alloh.” (Muttafaq ‘Alaih dengan redaksi haditsmilik Muslim.)

——————————————————————————————————–

“Sebaik-baik pemimpin-pemimpin kamu adalah dimanakamu mencintainya dan mereka mencintaimu. Kamu mendoakannya dan mereka punmendoakanmu. Adapun sejelek-jelek pemimpin kamu adalah dimana kamu membencinyadan mereka pun membencimu, kamu melaknatnya dan mereka pun melaknatmu”. Dikatakan : WahaiRasulullah, apakah kami tidak memeranginya saja dengan pedang ?”. Beliaumenjawab : “Tidak, selama mereka masihmenegakkan shalat di tengah kalian. Apabila kalian melihat dari pemimpin kaliansesuatu yang kamu benci, maka bencilah perbuatannya saja dan jangan melepaskantangan dari ketaatan” [HR. Muslim no. 1855, Ahmad no. 24027 dan lainnya]

 

“Akudiangkat memerintah kalian, tetapi aku bukanlah orang yang terbaik di antarakalian. Jika aku berbuat baik, tolonglah aku. Dan jika aku salah, luruskanlahaku.” Begitu juga Umar bin Khathab berpidatokepada kaum muslimin: “Bantulah aku dengan amar ma’ruf nahi munkar dansampaikan nasihat kepadaku di dalam menangani urusan-urusan kalian yang Allahbebankan kepadaku.” Sebagaimana halnya Umar mengatakan tentang dirinyadalam hubungan dengan penanganan harta kaum mus­limin, katanya: “Akudan harta kalian adalah laksana seorang wali anak yatim. Kalau aku telah cukup,aku tidak akan mengambil harta itu. Tetapi kalau aku tidak ada, maka aku akanmengambilnya sekedar memenuhi kebutuhan. (Sirah Umar bin Khatab, hal.135)

——————————————————————————————————–

Ibnul-Jauzi rahimahullahberkata :

أن من لم يحكم بما أنزل الله جاحداً له، وهو يعلم أن الله أنزله؛ كما فعلت اليهود؛ فهو كافر، ومن لم يحكم به ميلاً إلى الهوى من غير جحود؛ فهو ظالم فاسق، وقد روى علي بن أبي طلحة عن ابن عباس؛ أنه قال: من جحد ما أنزل الله؛ فقد كفر، ومن أقرّبه؛ ولم يحكم به؛ فهو ظالم فاسق

“Kesimpulannya, bahwabarangsiapa yang tidak berhukum dengan apa-apa yang diturunkan Allah dalamkeadaan mengingkari akan kewajiban (berhukum) dengannya padahal diamengetahui bahwa Allah-lah yang menurunkannya – seperti orang Yahudi – makaorang ini kafir. Dan barangsiapa yang tidak berhukum dengan apa-apa yangditurunkan Allah karena condong pada hawa nafsunya – tanpa adanyapengingkaran – maka dia itu dhalim dan fasiq. Dan telah diriwayatkanoleh Ali bin Abi Thalhah dari Ibnu ‘Abbas bahwa dia berkata : ‘Barangsiapayang mengingkari apa-apa yang diturunkan Allah maka dia kafir. Dan barangsiapayang masih mengikrarkannya tapi tidak berhukum dengannya, maka dia itu dhalimdan fasiq” [lihat Zaadul-Masiir2/366]

——————————————————————————————————–

AbulHasan al Asy’ari menyebutkan bahwa seluruh golongan Zaidiyyah berpendapat,boleh mengangkat senjata terhadap para imam yang durhaka, untuk menghilangkanperbuatan zhalim dan menegakkan kebenaran. Mereka juga berpendapat, bahwashalat di belakang orang yang durhaka tidak sah. Dan hanya shalat di belakangorang yang tidak fasiklah yang sah (Maqalatul-Islamiyyin 1 : 47)

——————————————————————————————————–

IbnuHazm menjelaskan pendapatnya yang mengatakan: wajib menentang imam yangmenyimpang. Bahkan orang yang bersikap sabar terhadap imam semacam ini telahberbuat dosa, dan dinilai sama dengan membantu kezhalimannya. Begitu jugabeliau mengulas hadits-hadits yang memerintahkan bersabar ter­hadap imam yangdzalim (Al-Fashl, 4:171-174)

——————————————————————————————————–

Al-Kirmaniberkata, “Para fuqaha’ telah bersepakat (ijma’) bahawa penguasa yang telahterpilih (sebagai pemimpin) wajib ditaati selagi dia menegakkan solatberjama’ah dan jihad melainkan jikadia melakukan kekufuran yang nyata. Sehingga tidak ada lagi ketaatan kepadanya.Bahkan wajib memeranginya bagi orang yang mampu.” (Syarah Shahih al-Bukhari,10/ 169)

——————————————————————————————————–

 

Al-Qadhiberkata, “Abu Bakar B. Mujahid telah menyatakan adanya ijma’ atas perkara ini (taatkepada pemimpin), sebahagian ulama telah membantah pernyataan tersebut denganapa yang dilakukan oleh al-Hasan dan Ibnu az-Zubair, serta penduduk Madinahterhadap bani Umayyah. Juga pertembungan dua kumpulan besar dari kalangantabi’in dan generasi awal dari umat ini terhadap al-Hajjaj B. Yusuf, bukankerana sekadar kefasikan, akan tetapi ketika dia telah mengubah sebahagiansyari’at dan menampakkan kekufuran.” Al-Qadhi berkata lagi, “Perbezaan initimbul pada awalnya, kemudian terjadi ijma’ (kesepakatan) yang melarangmemberontak kepada pemerintah.” Wallahu a’lam.” (Syarah Shahih Muslim, 12/229)

——————————————————————————————————–

 

Ayat (An Nisa 59) ini menunjukkan bahwa taat kepada para pemimpinadalah wajib, jika mereka sejalan dengan kebenaran. Apabila ia berpaling darikebenaran, maka tidak ada ketaatan bagi mereka. Ketetapan semacam inididasarkan pada sabda Rasulullah saw, “Tidak ada ketaatan kepada makhluk dalamkemaksiyatan kepada Allah.”[HR. Ahmad]. Dituturkanbahwa Maslamah bin Abdul Malik bin Marwan berkata kepada Abu Hazim,” Bukankahengkau diperintahkan untuk mentaati kami, sebagaimana firman Allah, “dantaatlah kepada ulil amri diantara kalian..” Ibnu Hazim menjawab, “Bukankah ketaatan akan tercabut dari anda,jika anda menyelisihi kebenaran, berdasarkan firman Allah, “jika kamuberlainan pendapat tentang sesuatu, maka kembalikanlah ia kepada Allah, yaknikepada Rasul pada saat beliau masih hidup, dan kepada hadits-hadits Rasulsetelah beliau saw wafat..” (Imam Nasafiy, Madaarikal-Tanziil wa Haqaaiq al-Ta`wiil, surat al-Nisaa’:59)

 

Lantas apakah kekufuran yg nyata itu:

Barang siapa yang tidak berhukumdengan hukum yang diturunkan Allah, maka mereka adalah orang-orang kafir. (Al-Maidah:44)

 

–      Tidak menjalankan Syariat Islam

–      Tidak mewajibkan Syariat Islam

–      Menjalankan system pemerintahan dengan rujukanselain Islam

 

Al-HafidzIbnu Hajar, tatkala mengomentari hadits-hadits di atas menyatakan, jikakekufuran penguasa bisa dibuktikan dengan ayat-ayat, nash-nash, atau beritashahih yang tidak memerlukan takwil lagi, maka seorang wajib memisahkan diridarinya. Akan tetapi, jika bukti-bukti kekufurannya masih samar dan masihmemerlukan takwil, seseorang tetap tidak boleh memisahkan diri dari penguasa (Al-Hafidz Ibnu Hajar, Fath al-Baariy, juz 13/8-9)

 

‘AbdulQadim Zallum, dalam Nidzâm al-Hukmi fi al-Islâm, menyatakan,bahwa maksud dari sabda Rasulullah saw “selamamereka masih mengerjakan sholat“, adalah selama mereka masihmemerintah dengan Islam; yaknimenerapkan hukum-hukum Islambukan hanya mengerjakan sholat belaka.Ungkapan semacam ini termasuk dalam majazithlâq al-juz`iy wa irâdât al-kulli(disebutkan sebagian namun yang dimaksud adalah keseluruhan (Abdul Qadim Zallum, Nidzam al-Hukmi fi al-Islaam, hal. 257-258)

——————————————————————————————————–

ImamNawawiy, di dalam Syarah Shahih Muslim menyatakan:

قال القاضي عياض : أجمع العلماء على أن الإمامة لا تنعقد لكافر , وعلى أنهلو طرأ عليه الكفر انعزل , قال : وكذا لو ترك إقامة الصلوات والدعاء إليها , …..قال القاضي : فلو طرأ عليه كفر وتغيير للشرع أو بدعة خرج عن حكم الولاية , وسقطتطاعته , ووجب على المسلمين القيام عليه , وخلعه ونصب إمام عادل إن أمكنهم ذلك.

Imam Qadliy ‘Iyadl menyatakan, “Para ulama telah sepakatbahwa imamah tidak sah diberikan kepada orang kafir. Mereka juga sepakat,seandainya seorang penguasa terjatuh ke dalam kekafiran, maka ia wajib dimakzulkan. Beliau juga berpendapat,“Demikian juga jika seorang penguasa meninggalkan penegakkan sholat dan seruanuntuk sholat…Imam Qadliy ’Iyadl berkata, ”Seandainya seorang penguasa terjatuhke dalam kekufuran dan mengubah syariat, atau terjatuh dalam bid’ah yangmengeluarkan dari hukm al-wilayah (tidak sah lagi mengurusi urusanpemerintahan), maka terputuslah ketaatan kepadanya, dan wajib atas kaum Muslimuntuk memeranginya, memakzulkannya, dan mengangkat seorang imam adil, jika halitu memungkinkan bagi mereka”.

Imam Muslim menjelaskan hadithdibawah ini:

Dari Ubadah bin ShamitRadiyallahu anhu

“Kami Berbaiat kepada RasulullahShalallahu ‘alaihi wassallam untuk mendengar dan menaati (pemimpin) dalamkeadaan giat maupun terpaksa dan dalam keadaan susah maupun senang meskipun diamelakukan nepotisme terhadap kita. (Kami juga berbaiat untuk) tidak melepaskepemimpinan dari si empunya kecuali jika kalian melihat kekufuran yang nyatadimana kalian mempunyai bukti dari Allah.” (HR Bukhari Muslim)

Dijelaskan bahwa, “Yang dimaksuddengan kekufuran disini adalah kemaksiatan. Makna hadith ini adalah, ‘Jangankalian lepas penguasa dari jabatannya dan jangan kalian lawan kecuali jikakalian melihat kemungkaran yang nyata yg kalian ketahui dari prinsip prinsipIslam.” (An Nawawi: Shahih Muslim bi Syarh an Nawawi, Jilid 12, hal: 229; Cet.Kairo: Mathba’ah Al-Mihsriyah al Azhar, 1929)

——————————————————————————————————–

Kekufurannyata yang berasal dari sistem pemerintahannya, yakni, ketika penguasa tersebutmenegakkan sistem pemerintahan di atas aqidah kufur, walaupun penguasa itubelum dianggap kafir. Ketentuan ini didasarkan pada riwayat-riwayat yangmenuturkan wajibnya merebut kekuasaan dari penguasa jika telah tampak kekufuranyang nyata. Frase “kekufuran nyata” yangterdapat di dalam nash-nash tersebut tidak hanya diterapkan kepada penguasayang jatuh kepada kekufuran maupun kepada selain penguasa; akan tetapi jugabisa diberlakukan pada sistem pemerintahan yang ditegakkan di atas aqidahkufur, misalnya atheisme maupun sekulerisme; dan selanjutnya, sistem inidipaksakan dan diberlakukan di tengah-tengah masyarakat. Oleh karena itu, jikaseorang penguasa memerintahkan rakyatnya melakukan kemaksiyatan, namun selamasistem aturannya menganggap kemaksiyatan itu sebagai tindak penyimpanganterhadap aturan, maka dalam kondisi semacam ini belum terwujud apa yang disebutdengan “kekufuran yang nyata”, baik pada penguasa maupun sistempemerintahannya. Namun, bila kemaksiyatan yang dilakukannya berpijak kepadasistem aturan yang justru melegalkan dan mensahkan tindak kemaksiyatantersebut, misalnya, karena sistem aturannya dibangun berdasarkan sekulerisme–,maka kemaksiyatan semacam ini dianggap sebagai “kekufuranyang nyata“ (Dr. Mohammad Khair Haekal, al-Jihaadwa al-Qitaal fi al-Siyaasah al-Syar’iyyah, juz 1, hal. 130-131)

——————————————————————————————————–

Rasulullah Shalallahu‘alaihi Wassallam bersabda,

 

“Meskipun kaliandipimpin oleh seorang budak, namun ia memerintah dengan kitabullah, makataatilah dan dengarkanlah.” (HR Muslim)

 

“Wahai Umat manusia!Bertakwalah kepada Allah. Dengarlah dan taatilah meskipun kalian dipimpin olehseorang budak Habasyah yang berambut keriting selama dia melaksanakanKitabullah.” (HR Ahmad)

——————————————————————————————————–

Dari Kitab al Wajizfi Aqidah as Salaf ash Shalih ahl As Sunnah wa al Jama’ah dengan pengantar SyaikhAbdullah bin Abdurrahman al Jibrin, Syaikh Shalih bin Abdul Aziz Alusy Syaikh,Syaikh Dr. Su’ud bin Ibrahim Asy-Syurai, Syaikh Muhammad bin Jamil Zainu danSyaikh Nashir bin Abdul karim al Aql, mengatakan:

 

“Adapun para pemimpinyang meniadakan syariat Allah dan tidak berhukum kepadanya, akan tetapiberhukum kepada selainnya, maka mereka keluar dari hak (memperoleh) ketaatandari kaum Muslimin. Tidak ada ketaatan bagi mereka dari rakyat, karena merekamenyia-nyiakan fungsi-fungsi imamahyang karenanya mereka dijadikan pemimpin dan berhak didengarkan, ditaati sertatidak diberontak. Karena, wali (pemimpin)tidak berhak mendapatkan itu, kecuali ia menunaikan urusan-urusan kaumMuslimin, menjaga dan menyebarkan agama, menegakkan hukum, menjaga perbatasan,berjihad melawan musuh-musuh Islam setelah mereka diberi dakwah, ber-wala’ kepada kaum Muslimin, dan memusuhimusuh2 agama. Dst…..”

——————————————————————————————————–

ImamSyaukaniy ketika menafsirkan firman Allah swt, surat An Nisa’ ayat 59;

وأولي الأمر هم : الأئمة ، والسلاطين ،والقضاة ، وكل من كانت له ولاية شرعية لا ولاية طاغوتية”

“Ulil amriy adalah para imam, sultan, qadliy, dan setiaporang yang memiliki kekuasaan syar’iyyahbukan kekuasaan thaghutiyyah (Fath al-Qadiir, juz 2, hal. 166)

——————————————————————————————————–

SyaratMemberontak kepada Pemerintah yang melakukan kekufuran yang Nyata:

syarat memberontak kepada penguasa adaempat syarat dan ditambah satu syarat lagi sehingga menjadi lima syarat, Asy-SyaikhAl-‘Utsaimin rahimahullah menjelaskan kelima syarat tersebut adalah:

Pertama“Kalian melihat (kekufuran yang nyata)”, maknanya harusberdasar ilmu (yaitu benar-benar melihat). Adapun sekedar persangkaan makatidak boleh memberontak kepada penguasa.

Kedua: Hendaklah kita tahu bahwa yang dilakukannya adalah benar-benarkekafiran, bukan kefasikan. Adapun kefasikan (dosa besar yang tidak sampaikepada derajat kekafiran), meskipun para penguasa melakukannya tidak bolehmemberontak terhadap mereka; andaikan penguasa meminum khamar, berzina,menzhalimi manusia, tetap tidak boleh memberontak terhadap mereka. Yangdibolehkan hanyalah jika kita melihat kekufuran yang benar-benar nyata.

Ketiga: Kekafiran tersebut nyata. Maknanya adalah kekufuran yang jelasdan nampak, terang (tidak bisa diartikan lain). Adapun perbuatan kekufuran yangmasih mungkin untuk ditafsirkan lain maka tidak boleh memberontak kepadapenguasa. Yakni, andaikan mereka melakukan kekufuran, tetapi kekufuran tersebutmasih belum jelas (multi tafsir), maka tidak boleh kita memerangi ataumemberontak terhadap mereka, dan kita takwilkan hal tersebut sesuaipenakwilanmereka.

Keempat: “Kalian memiliki dalil dari Allah”. Yakni kita memiliki dalilyang pasti bahwa perbuatan tersebut merupakan kekufuran (menurut Al-Qur’an danas-Sunnahyangshahih).

Kelima: Memiliki kemampuan. Jika kita tidak memiliki kekuatan maka tidakboleh memberontak, karena yang demikian itu termasuk menjatuhkan diri dalamkebinasaan. Manfaat apakah yang bisa kita dapatkan jika kita memberontak kepadaseorang penguasa yang kita lihat melakukan kekufuran yang jelas dan berdasarkandalil dari Allah, hanya dengan menggunakan pisau dapur sedang dia menggunakantank-tank lapis baja dan senjata-senjata otomatis, apakah ada manfaatpemberontakan tanpa kemampuan? Tentu tidak ada manfaatnya. (Lihat SyarhuRiyadhis Shalihin, bab. 23 hadits ke-186 dengan diringkas)

——————————————————————————————————–

Nahudah jelas kan semua ini? Kalaupun karena sekarang umat Muslim kurang mempunyaikekuatan, dan belum memberontak, bukan berarti pemerintahan sekarang ini adalahpemerintahan yg sah secara ISLAMI! Sekarang mari kita lihat pemerintahan macamapa sih Negara Islam, dan Negara yg bukan Islam, alias berarti pemimpinnya jugamelakukan kekufuran bila bukan mengikuti syariat Islam dalam systempemerintahannya!

 

DefinisiNegara Islam:

 

Bilasuatu negara menegakkan hukum Islam secara keseluruhan tanpa kecuali dandiperintah oleh orang-orang Muslim serta kebijakan ada di tangan mereka, makanegara tersebut adalah negara Islam, meskipun mayoritas penduduknya kafir (AlWala wal Bara fil Silam hal 270, Dr Muhammad bin Sa’id al Qahthani, mengutip Fatwa As Sa’diyyah karya SyaikhAbdurrahman As Sa’dy)

——————————————————————————————————–

“Jumhur Ulama menyatakan: “DarulIslam yaitu negeri yang didiami kaum muslimin dan berlaku padanya hukum-hukum Islam.Sedang jika tidak berlaku hukum-hukum Islam atasnya, maka ia bukan Darul Islammeskipun negeri tersebut berdampingan dengan Darul Islam. Thaif sangat dekatdari Mekah, namun tidak serta merta menjadi Darul Islam hanya karena FathuMekah” (Ibnu al Qayyim al Jauziyyah dalam Ahkam Ahli Dzimmah 2/728)

——————————————————————————————————–

 

Dr. Ismail LuthfiFathany menyebutkan bahwa definisi daar menurut istilah adalah suatu tempat,perkampungan, daerah, wilayah, atau suatu negeri yang dihuni dan ditempati olehsekolompok manusia serta dinaungi oleh suatu kekuasaan (As sulthah) tertentu.(Ikhtilaafud Daarain wa Aatsaaruhu fi Ahkaamil Munaakahaat wal Mu’aamalaat: hal20)

——————————————————————————————————–

 

Ibnu Abbas berkata:

“SesungguhnyaRasulullah Shalallahu ‘alaihi wassallam, Abu Bakar, dan Umar adalah termasukpara Muhajirin, karena mereka telah hijrah dari kaum musyrikin Makkah.Sedangkan dikalangan Anshor juga terdapat muhajirin karena semula Madinahadalah sebuah daarusy-syirk, sehingga mereka pergi (hijrah) kepada RasulullahShalallahu ‘alaihi wassallam pada malam Lailatul ‘Aqabah.”

Imam Az Zhuriberkata: “Daarul Islam dapat dibedakan dengan Daarul Harbi setelah FathuMakkah.” (Ikhtilaafu Daaraini hal 76, menukil dari Al Mabshuth: V/52)

——————————————————————————————————–

Dr. Abdullah binIbrahim ath- Thuraaiqy (dalam kitab Al-Isti’aanatu bi Ghairil Muslimiina filFiqhil Islaami: hal 171-172) menyimpulkan daarul Islam adalah sbb:

  1. Kekuasaan Negeritersebut berada pada tangan Muslimin
  2. Hukum Negeri tersebutdiatur berdasarkan hukum-hukum Islam
  3. Negeri tersebutdihuni oleh mayoritas kaum Muslimin dan terlihat syiar2nya.

——————————————————————————————————–

Ibnu Muflih berkata,“Setiap Negeri yg diterapkan hukum-hukum Islam didalamnya (dinamakan) DaarulIslam.” (Al Isti’anatu bi Ghairil Muslimin fil Fiqhil Islami: Hal 171. Menukildari al Adabus Syar’iyyah wal Minahul Mar’iyyah: I/213)

——————————————————————————————————–

“Negara Ahli Dzimmahdisebut daarul Islam karena diatur dengan nama Islam dan penguasanya orangIslam yang menjalankan hukum-hukum Islam atas kaum dzimmi.” (Al Istianatu hal:172, Syaikh Hassan Ayyub)

 

 

Fatwa-Fatwa terkaityg berhubungan dengan pemerintah yang tidak berdasar hukum Allah dan RasulNya:

 

Syaikh Abdurrahman bin Sudais

“Dan di antara petunjuk Al Qur’ankepada jalan yang lebih lurus adalah penjelasannya bahwa setiap orang yangmengikuti tasyri’(hukum/aturan) selain tasyri’ yang dibawa penghulu anak AdamMuhammad Ibnu Abdillah shallallahu ‘alaihi wa sallam,(atau) mengikuti tasyri’yang bertentangan dengan Islam (maka perlakuannya) itu adalah kufrun bawwahmukhrijun minal millah al islamiyyah (kekufuran yang sangat jelas yangmengeluarkan dari agama Islam)”

Al Hakimiyyah Fi Tafsiiri Adlwail BayanHal 7

——————————————————————————————————–

“BerkataAl-Qodli ‘Iyadl; [Para ulama’ bersepakat bahwa kekuasaan itu tidak diberikankepada orang kafir, dan apabila terjadi kekafiran padanya (yang sebelumnya iaseoarang muslim), ia harus dipecat -sampai beliau mengatakan– Jika terjadi kekafiran ataumerubah syari’at atau bid’ah, maka gugurlah kekuasaannya dan gugur pulalahkewajiban taat kepadanya dan wajib atas umat Islam untuk melawan danmenjatuhkannya serta mengangkat imam yang adil kalau hal itu memungkinkan.Jikatidak ada yang mampu melaksanakannya kecuali sekelompok orang, maka wajib ataskelompok tersebut melawan dan menjatuhkan imam tersebut. Adapun imam yangmubtadi’ (berbuat bid’ah) tidak wajib menjatuhkannya kecuali jika merekamemperkirakan mampu melakukan hal itu. Namun jika mereka benar-benar tidakmampu, maka tidak wajib menggulingkannya.

Syarah Shahih Muslim XII/229

——————————————————————————————————–

Siapayang menjadikan perkataan orang-orang barat sebagai undang-undang yangdijadikan rujukan hukum di dalam masalah darah, kemaluan dan harta dan diamendahulukannya terhadap apa yang sudah diketahui dan jelas baginya dari apayang terdapat di dalam Kitab Allah dan sunnah Rasul-NyaSWT, maka dia itu tanpadiragukan lagi adalah kafir murtad bila terus bersikeras diatasnya dan tidakkembali berhukum dengan apa yang telah diturunkan Allah dan tidak bermanfaatbaginya nama apa pun yang dengannya dia menamai dirinya (klaim muslim) dan(tidak bermanfaat juga baginya) amalan apa saja dari amalan-amalan dhahir, baikshalat, shaum,haji dan yang lainnya.”

(Syaikh Hamid alFaqiy Rahimahullah dalam Ta’liq Fathul Majid hal 373)

——————————————————————————————————–

“Yang dimaksuddengan negeri-negeri Islam adalah negeri yang dipimpin olehpemerintahan yang menerapkan syari’at Islamiyah, bukan negeri yang didalamnya banyak kaum  muslimin dan dipimpin oleh pemerintahan yangmenerapkan bukan syari’at Islamiyah. (Kalau demikian), negeri seperti inibukanlah negeri Islamiyyah.” (Al Muntaqaa min Fatawa Fadhilatusy SyaikhShalih al Fauzan no 222)

Dan apa yangtidak disyari’atkan Allah dan Rasul-Nya di dalam masalah politik dan hukum diantara manusia, maka itu adalah hukum thagut dan hukum jahiliyah. “Apakahhukum jahiliyah yang mereka kehendaki dan(hukum) siapakah yang lebih baikdibanding (hukum) Allah bagiorang-orang yakin.”

(Syaikh Shalih al Fauzan dalam Muqarrar Tauhid Lishshaffitstsalits)

 

——————————————————————————————————–

 

 

“Bilapemerintahan itu berhukum dengan selain apa yang diturunkan Allah,makapemerintahan itu bukan Islamiyyah.” (Fatawa Lajnah Daimah 1/789 No. 7796 sewaktu diketuai oleh Syaikh AbdulAzis bin Baz Rahimahullah)

——————————————————————————————————–

Fatwa Syaikh AbdulAzis bin Abdullah bin Baz

“Apakahhukum Jahiliyah yang mereka kehendaki, dan (hukum) siapakah yang lebih baikdaripada (hukum) Allah bagi orang-orang yang yakin ? (QS AlMaidah 50)

Barangsiapayang tidak memutuskan hukum menurut apa yang diturunkan Allah, maka mereka ituadalah orang-orang yang kafir”. (QS Al Maidah 44)

 “Barangsiapa yang tidak memutuskan hukummenurut apa yang diturunkan Allah,Maka mereka itu adalah orang-orang yangzalim”(QS AlMaidah 45)

 “Barangsiapa yang tidak memutuskan hukummenurut apa yang diturunkan Allah,Maka mereka itu adalah orang-orang yang fasik(melampaui batas)”. (QS Al Maidah 46)

وكل دولة لا تحكمبشرع الله، ولاتنصاع لحكم الله، ولاترضاه فهي دولةجاهلية كافرة، ظالمة فاسقةبنص هذه الآياتالمحكمات، يجب علىأهل الإسلام بغضهاومعاداتها في الله،وتحرم عليهم مودتها وموالاتهاحتى تؤمن باللهوحده، وتحكم شريعته، وترضىبذلك لها وعليها،كما قال عزوجل: قَدْ كَانَتْلَكُمْ أُسْوَةٌ حَسَنَةٌ فِيإِبْرَاهِيمَ وَالَّذِينَ مَعَهُ إِذْ قَالُوالِقَوْمِهِمْ إِنَّا بُرَآءُ مِنْكُمْوَمِمَّا تَعْبُدُونَ مِنْ دُونِ اللَّهِكَفَرْنَا بِكُمْ وَبَدَا بَيْنَنَاوَبَيْنَكُمُ الْعَدَاوَةُ وَالْبَغْضَاءُ أَبَدًا حَتَّى تُؤْمِنُوابِاللَّهِ وَحْدَهُ

“……DAN SETIAPNEGARA YANG TIDAK BERHUKUM DENGAN HUKUM ALLAH, DAN TIDAK MENYERAHKAN URUSANKEPADA HUKUM ALLAH, MAKA NEGARA TERSEBUT ADALAH NEGARA JAHILIYAH, KAFIR, ZHALIMDAN FASIQ SESUAI DENGAN NASH AYAT MUHKAMAT (TEGAS) INI, WAJIB BAGI ORANG ISLAMUNTUK MEMBENCINYA DAN MEMUSUHINYA KARENA ALLAH, DAN HARAM BAGI KAUM MUSLIMINMEMBERIKAN WALA’ (LOYALITAS, KECINTAAN, KETUNDUKAN DAN KEPATUHAN) DANMENYUKAINYA, SAMPAI NEGERI ITU BERIMAN KEPADA ALLAH YANG MAHA ESA, DAN BERHUKUMDENGAN SYARIAT-NYA DAN RIDHO DENGAN ITU SEMUA UNTUK DITERAPKAN DI NEGERA ITUDAN MENJADI DASAR NEGARA ITU,

SEBAGAIMANA FIRMAN ALLAHTA’ALAA (ARTINYA) : ”Sesungguhnyatelah ada suri tauladan yang baik bagimu pada Ibrahim dan orang-orang yangbersama dengan dia; ketika mereka berkata kepada kaum mereka: “SesungguhnyaKami berlepas diri daripada kamu dari daripada apa yang kamu sembah selainAllah, Kami ingkari (kekafiran)mu dan telah nyata antara Kami dan kamupermusuhan dan kebencian buat selama-lamanya sampai kamu beriman kepada Allahsaja”. (QS Al Mumtahanah4)

Dinukil darikitab tulisan beliau “Naqd Al Qoumiyyah Al Arobiyyah ‘Alaa Dhou’ Al Islam”

Lebih lengkapnyasilahkan buka link ini

http://www.binbaz.org.sa/mat/8191(Website resmi tulisan2 Syaikh Bin Baz)

——————————————————————————————————–

“Sedangkan masyarakat jahiliyahadalah setiap masyarakat yang bukan masyarakat Islam ! Kalau hendak membuatdefinisi yang tepat maka kami katakan : “Bahwa masyarakat jahiliyah adalahmasyarakat yang tidak murni pengabdiannya kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala.Yaitu pengabdian yang tercermin dalam kepercayaan, ideologi, keyakinan, syiar dansimbol-simbol peribadatan, juga di dalam peraturan dan undang-undang”

(Ma’alim Fit Thoriq – Sayyid Quthbhal 52 – 54 terbitan Mimbar Tauhid Wal jihad)

—————————————————————————————————————————

Ahmad Sarwat Lc ketika ditanyakanapakah Negara Indonesia adalah Negara Islam apa bukan?

Pernyataan bahwa Indonesia bukan negara Islam  adalahbenar, kalau maksudnya bahwa hukum positif yang berlaku memang tidak mengacukepada hukum jinayat yang kita kenal dalam ilmu fiqih. Tetapitidak secara otomatis orang Indonesia jadi kafir, fasik dan dzalim, karenahukum yang berlaku bukan hukum Allah. Sebab rakyat itu tergantung siapa yangberkuasa. Orang yang berkuasa itulah yang akan dimintai pertanggung–jawabanoleh Allah SWT, kenapa tidak menjalankan hukum-hukum Allah. http://www.rumahfiqih.com/m/x.php?id=1359632122&=kafirkah-indonesia-tidak-berhukum-dengan-hukum-allah.htm

——————————————————————————————————

 

Ibnu Abbas berkomentar tentang ayat ini bahwa ada dua hukum yang dikandungnya.Pertama, siapa yang mengingkari kewajiban untuk menjalankan hukum Allah, makadia kafir. Sedangkan siapa yang tidak mengingkarinya, hanya sekedar tidakmengerjakannya, maka dia fasik dan zhalim.”

Ketiga,hukum kafir bisa dijatuhkan kepada para penanggung-jawab sebuah negeri, baiklembaga yudikatif, legislatifmau pun eksekutif, apabila secara nyata merekamenolak penerapan seluruh hukum Islam. Sementara kesempatan sudah terbukalebar.

Makabila semua pesan sudah tersampaikan, semua ajakan telah diterima dengan jelas,sejelas matahari bersinar di siang cerah, bolehlah vonis kafir itu dijatuhkankepada penguasa yang zalim dan menolak mentah-mentah syariah Islam secara 100persen. Itu pun harus diawali dengan syura umat Islam dari seluruh penjurunegeri. Sumber: http://harakatuna.wordpress.com/2009/02/11/kafirkah-bila-tidak-berhukum-dengan-hukum-allah/

——————————————————————————————————

Liat yah ini..  www.youtube.com/watch?v=6T6oG_lZSnM(SBY: “Saya Pluralis, dan Saya menolak Syariat Islam)

 

Tetapi, apakah kitaharus memberontak? Silahkan bila mempunyai kekuatan seperti kata Syaikh Utsaimin Rahimahullah tadi. Tapi bila tidak, silahkan tempuh jalan dakwah masing-masing, yang penting kita tahu bahwa pemerintah Indonesia bukanlah UlilAmri, apalagi SBY.

Wallahu a’lambishawab

 

Twilight

0

Bismillahirrahmanirrahim
Wow it has been months since my last post in April..I couldn’t believe time does flies so fast and changes happened unpredictable beyond my prediction

So many things happened, socially, politically and economically wise, however we must remember one thing, it starts from the family and subjectively from the individual itself. The sociological structure that built the existing civilization now relies on those two particular aspects. Lack of proper development of those two, the civilization will crumbled..

I’m sure everyone of us have suffered bad times of their lives at least once, however we must never forget that It happened based on Allah’s will, whether we would make it as trials or judgements, the decision is up to us as the receivers..

As human beings, we know for sure that from the ability we have on our brain, we often calculate many things and proceed as planned, we forgot that Allah is the master of every and each of our businesses, from tiny to importance matters. Without we noticed, often we thought we have calculated and very sure of it, neglected the authority Allah has upon us, thus lead to many dooms..based on what we have experienced, in particular me, I implore that all of us never and ever made such consideration as if we have covered all angles, remember that Allah is All knowing and only to Him we surrender our results..don’t make our brain is an idol or suffer great consequences..

From that “small” aspect, all crumbled, too many considerations to consider altering the timing of execution, thus lead to bad choices, then only regret we ever experienced..now it’s the twilight of my time, inevitably so until Allah will it otherwise..and for that I just want to write a brief poem to reflect everything..

Twilight

The door of the past is closed, nothing ever be changed

Regret and sorrow have walked the tunnel, couldn’t ever be changed

Had I have not learnt onward, this will be my greatest loss, having lost both of you 

I have my own convictions that I have stepped into misery yet it was the fault of I, the thoughts are firmly correct

I may not be able to convince you otherwise, until Allah moves you in future lies otherwise..

But the feeling is spread to my every breath, never cease to exist..

Every way I presumed right, have been taken, only to find inevitable path to cross..

The path is dire either way I walked nor stand still..

Now I’m stepping the first foot from the path, knowing the end road ahead..

Had not been the hope lingered in the future, only despair will followed me..

Pearls of our life have been starting to live, taught and cater to the best, for I will be watching and supporting from afar..

As the Arab has sayings

 الشخص المهم في حياتك, ليس الشخص الذي تشعر بوجوده …. و لكنه الشخص الذي تشعر بغيابه

 سأظل احبك و إن طال انتظاري … فإن لم تكن قدري فقد كنت إختياري

Hopefully, we all learnt and return to once we were..Inshaallah

Barakallahu fiikum, hadaanallah wa shahhalallah lanal khaira haitsuma kunna

Moon

0

In the name of Allah, The Most Gracious and The Most Merciful..

Dozens of people flew to the moon
To chase the dreams from the light cultivated the sentiment within..

Many has failed to acquire its beauty..

Only to look from afar away..

Many try to grasp its meaning..

Only to receive its warm light..

Much like a dream, only to be passed away after..

Lingered the moments forever, only to be remembered..

It shines brighter than any stars in the darkest night away..

Attracting emotion to reach it, only to find it difficult to be forgotten..

It will be there for everlasting..only to be mesmerized for it’s beauty..

Truly All Praise Only Belong to Allah..

———————————-

Written in the last 15 days or so I thought it would be..

Written in the midst of haze afloating ocean of universe

Written below thousand of stars across the galaxy..

This World and Its Wonderful Ahead

0

So many things happened in the past and happened again in the present..

Weird thing is, in the corner of my life, I found joy deep inside me

When many things failed, not in my heart

Although I know there’s a road end in front of me, I still keep going

Not knowing what will happened, and I’m still cruising

Maybe I’m a naiveté enough to believe otherwise, but that’s just me

Maybe I believe we could hold this tight rope together

Maybe I believe we could make the impossible is possible

Although our roads will be difficult ahead

When many are not inclined to our cause

When many feel this is not the way today

When many felt too many has been unjust

But, I still hold into one thing within this midst

That is my belief of something good will arise when exactly needed, no matter worst yet to come

Life is so much wonderful when could share it together

Even though we’ll share it till the abyss

Abyss of infinite depth, abyss of knowing we are small enough in from of Him

And let go our judgement, to His excellent Judgement..

Let’s prepare our hearts together for what will become

Because all things good, will always come at exact moment, not too early nor too late, thus patience is needed with faith alongside with it ^^

Banyak Anak = Banyak Bantuan

0

Bismillah

Assalamu’alaikum

Baru kali ini melihat perkembangan Homeschooling ini itu ini itu nya (maap gk tau termnya hahaha) dan ternyata menarik juga lho buat anak-anak. Karena namanya anak-anak ya agak sulit untuk menarik perhatian mereka belajar mandiri or doing chores ya..jadi kudu ada stimulus biar mereka mau. Selamat membaca, semoga bermanfaat insyaallah ^^

Barakallahu fiik,

Wassalamu’alaikum

 

Bismillah,

Pilihan utk tdk menghadirkan Asisten Rumah Tangga dirumah selama hampir 3thn belakangan justru mendatangkan banyak hikmah buat Bibu, anak2 dan ga terkecuali Ayah. Walopun saat bbrapa bulan pertama setelah ditinggal kawin ART kesayangan, lumayan bikin encog pegel linu badan 😅 alhamdulillah seiring waktu, Bibu n Ayah malah jd punya ritme sendiri utk ngerjain daily chores bagiannya masing2. Start dr bangun tidur pagi, abis shalat dan mandi, Bibu bebenah tmpt tidur dll, Ayah bantu beresin cucian, buangin sampah keluar dan ga jarang bantu sapu pel juga 😁

Alhamdulillah saat ini Bibu dikasih kesempatan sm Allah utk fully ngedidik anak2 dirumah, Fathima & Muhammad khususnya (Aleena pagi – siang msh Kindergarten), moment yg tepat buat Bibu ngajarin mereka salahsatu Life Skillyg kelihatannya sepele, tp sebenernya perlu dan penting untuk dilatih dr kecil 🙂

Selain Board utk Reward Chart beberapa hari kmrn Bibu bikin Board Daily Chores untuk Fathima, Muhammad & Aleena.

Chores Chart yg Bibu buat ini terinspirasi dari blog Confession of A Homeschoolersalahsatu blog yg Bibu jadikan rujukan utk kegiatan HS anak-anak. Selain info ttg seputaran  Homeschooling, kita juga bisa dapetin banyak Free Printable disanasalahsatunya Chore Cards untuk mengakomodasi keperluan Board Daily Chores yg Bibu buat ini.

Sebenarnya ada banyak pilihan bentuk DIY Chores Cart yg diposting banyak Ibu2 kreatif diluar sana, salahsatunya yg berbentuk tulisan seperti ini,

image
Cuma sayangnya, yg model tulisan gini aga kurang menarik dan dilirik Fathima, Muhammad & Aleena. Mereka lbh suka yg terpampang nyata ditembok, biar bisa saling show off 😅. Memanfaatkan jiwa persaingan dirumah yg cukup tinggi, Bibu pilih model Interactive Kid’s Chores Cart ini buat jadi booster anak2 utk ngerjain pekerjaan rumah, seperti : nyapu, ngepel, ngelap2, cuci piring dlsb.

Bahan2 yg diperlukan utk Board Daily Chores :

  • Clear Board dr bahan plastik (Duh Bibu lupa nama jenis boardnya apa, maap)
  • 7 Gelas Plastik (yg biasa dipake buat es doger gitu, Bibu beli di pasar dkt rumah) dikalikan jumlah anak kalau anaknya lbh dari 1, Bibu 3 anak x 7 gelas jd 21 gelas
  • 1 Gelas Kertas motif bebungaan (beli dipasar jg), dikalikan jumlah anak juga
  • Kertas A4 + Printeran
  • Double Tape (yg tebel merk 3M)

Setelah semua bahan2 ada, hal pertama yg dilakukan print nama anak, nama2 hari (Bibu pake fonts type ; chalkduster biar lebih “sekolahan”, hehe. Setelah itu ditata semua bahan2 yg sdh ada sesuai dgn penampakan Board Bibu. Kecuali kertas2 nama dlsb, khusus gelas plastik Bibu nempelinnya pake double tape 3M yg tebel itu, biar lbh pakem.

Lalu yg terakhir, print Chore Cards di blog Confession of A Homeschooler yg td Bibu cerita. Supaya awet  chore cards‘nya setelah di print dirumah, Bibu laminating lagi.

Versi Chore Cards yg dibuat di blog itu sebenernya aga ribed ya, hehe .. For saving time Bibu bikin versi simple’nya. Ga semua cards yg dia buat Bibu print. Bibu hanya print yg diperlukan aja. Dan mmg kekurangannya Free Printable kita mau ga mau pake yg mmg sdh disediakan krn jarang yg dikasih versi pdf yg bisa di edit2. Menurut Bibu setiap rumah, setiap keluarga, punya aturan mainnya sndiri, dalam artian, aturan di keluarga si A belum tentu sama dgn aturan keluarga si B, begitu jg dengan si C dan D dst. Sbg contoh printable chore cards dr blog ini ga semua bisa Bibu terapin ke Fathima, Muhammad n Aleena. Selain kurang details, ada bbrapa yg ga diperlukan jg spt : Walk Dog, Feed Dog, Scoop Poop (buang eek anjing) lol. Dan bbrapa chores spt  : Take a Nap, Complete School Work etc Bibu masukinnya di Reward Chart. Sambil menunggu waktu nnti bisa buat sndiri Chore Cards yg pas buat anak2, Bibu print dari blog ini dl dan print yg diperlukan aja.

Untuk sistem  penerapannya jg Bibu ga ngikutin spt di blog‘nya. Daily Choresversi Bibu setiap harinya nnti ada pembagian tugas masing2 anak. Yang sdh dibikin jadwal random sebelumnya (biar ga ribut rebutan mau ngerjain yg ini yg itu). Sebagai “upah” setiap 1 pekerjaan di upah 500 perak, underpaid bgt yaa, Emak tega, hahahha .. Sebenernya yg Bibu terapin ini lebih utk membooster dan membiasakan anak terjadwal utk bantu2 pekerjaan rumah. Sementara fee‘nya utk pelajaran tambahan buat mereka, bahwa akan ada saatnya nnti dimana utk mendapatkan uang mereka harus earn it, hrs ada usaha yg dikerjakan utk bs mendapatkannya. Kebetulan mmg anak2 blm ada yg Bibu ajarkan ttg uang, juga blm pernah menerapkan uang mingguan/bulanan, kecuali uang jajan harian  waktu kmrn2 sekolah, itu pun jarang krn lbh sering dibawakan bekal. Jadi pas bgt ni momentnya utk sekalian ksh pelajaran ttg manajemen uang (padahal Ibunya jg blm lulus2 pelajaran manajemen uang dr Ayah *tepokjidat)

Sebenernya mmg ada banyak pro kontra ttg “perlu atau tdknya fee utk anak yg membantu pekerjaan rumah” salah satunya dibahas disini Should You Pay Your Children To Do Chores? . Menurut Bibu mmg harus dibedakan antara uang mingguan/bulanan utk keperluan anak2, dgn upah dari pekerjaan rumah yg mereka lakukan ini. Dengan adanya Chores Cart ini bs jadi start awal utk kita Ibu memulai memperkenalkan/memberi pelajaran ttg uang sekaligus perlunya membantu pekerjaan rumah.

Penting untuk selalu diingatkan ke anak kalau pekerjaan rumah adalah hal wajib yg harus dilakukan setiap anggota keluarga dirumah, dengan atau tanpa adanya upah untuk mereka. Karena upah dr Allah berupa pahala jauh lebih berharga dari berapapun besarnya upah yg mereka dapatkan.

 

 

Source asli

Kaka’s Happy Day

0

Bismillah

Assalamu’alaikum,

Masyaallah saat saya dan istri sudah bulat untuk menhomeschoolingkan anak pertama kami, ada undangan dari teman2nya di SDIT AT Taubah, Pulomas, istilahnya farewellan gitu gaya anak remaja he..he…he…cuman kali ini sangat touching banget, soalnya dia ternyata alhamdulillah temen2nya pada appreciated banget anak pertamaku sekolah disana..sampai disediain hadiah perpisahan segala..wah masyaallah saya senang anak saya tidak merepotkan anak2 lain disekolahnya…

Mungkin teasernya sampai disini aja, selamat membaca dan mudah-mudah2an dapat memberi manfaat yah, barakallahu fiik

Wassalamu’alaikum

Minggu, 6 February 2016

Bismillah,

image

Jumat kemarin Kaka diundang ex Wali Kelas di sekolahan utk dtg ke sekolah. Waktu hari Selasanya di telpon Bu Yani n temen2, Kaka seneng bgt, seharian ga berenti senyum2, ga sabar katanya pengen cepet hari Jumat ..

Kamis malam Kaka ngingetin Bibu lg buat anter dia ke sekolahan pagi2. Besoknya, jam 8.30 pagi Bibu antar Kaka ke sekolahan, blm sampe di kelas, ditangga sekolahan salahsatu teman Kaka lgsg meluk Kaka “Fathima dateeng Fathima dateeng” buru2 ngajak Kaka ke kelas. Sesampai dikelas Bu Yani dan teman2 lgsg meluk dan nanya kabar Fathima dan masyaa Allah Kaka dpt byk sekali kado dr teman2 jg Bu Yani 😁

Ngeliat muka Kaka yg malu2 bahagia dan surprised krn ga nyangka ada byk kado menunggu Kaka, sebagai Ibu, Bibu seneng bgt dan berterimakasih sama Bu Yani yg sdh mengundang Kaka utk dtg ke sekolahan. Satu hal yg Bibu missed bgt kmrn, krn terlalu sibuk ngurus kepindahan Muhammad dan preparing HS Fathima. Bikin perpisahan kecil2an buat Kaka n tmn2 sekelasnya, knowing that she spend almost her 3yrs with her friends in this class, she probably wants a little good bye party to remember. Maafin Bibu ya Ka, Bibu terlupa 💔

Akhirnya kmrn Kaka Bibu tggl di sekolahan, krn Bu Yani ngijinin Kaka utk stay di kelas dan main2 sm tmn sekelasnya.

Sekitar jam 10, Kaka dijemput. Mukanya cerah bgt abis ketemu dan main sama temen2nya 🙂 ga sabar sampe rumah lgsg dibuka satu persatu kado dr tmn2. Dibantu sama Aleena yg heboh sndiri 😅

image

Bbrapa kado ada suratnya jg, hihi, gemess ..

image

Kaka cerita katanya seneng bgt dpt kado dr tmn2nya. Ini mgkn pengalaman pertama Kaka merasa di”istimewa”kan sm teman2 di sekolah. Karena mmg, selama Kaka sekolah, mulai di Playgroup sampai kelas 3 SD Bibu dan Ayah memutuskan utk tdk membiasakan anak2 merayakan hari kelahirannya ☺Karna itulah perlakuan istimewa spt menjadi pusat perhatian dlm satu hari dan mendapatkan limpahan bingkisan2 kado dr teman2 merupakan hal yg baru buat Kaka.

Dulu, setahun pertama di sekolah PG dan Kindergarten’nya Kaka selalu tanyakan “Kenapa ko kita ga ngerayain Happy Birthday, Bu?” apalagi kalo disekolahnya habis ada perayaan Ulang Tahun, yg which is hampir setiap minggu ada, hehe .. Kaka selalu ngulang lg pertanyaan polosnya, “Kenapa ko kita ga ngerayain Happy Birthday Bu?”. Bibu jawab “Iya Ka, krn Rasulullah ga mencontohkan utk merayakannya. Jadi kita sbg orang Muslim ga usah ikutin apa yg ga dicontohkan Rasulullah, lagipula bertambah tahun itu artinya berkurang umur kita di dunia Ka”. Dan biasanya Ayah nambahin dgn kasih pengertian dan njelasin kalo jadi istimewa dan nerima kado isi mainan dlsb itu ga usah nggu satu tahun sekali, tp insyaa Allah kapan aja Ayah ada rejeki, Ayah coba belikan. Juga ngedoain orang yg baik2, ga perlu nggu saat ultah, kalo mmg kita sayang dgn org itu, doakan setiap kali kita berdoa. Alhamdulillah dr kecil Fathima mmg bukan anak yg susah dikasih pengertian ttg hal2 spt itu. Walau adalah saat2nya dia ngambek krn iri lihat tmn2nya yg pulang2 sekolah bawa banyak kado, hehe ..

Konsisten mengajarkan anak utk menganggap hari ulang tahun bukan sesuatu yg istimewa dan perlu dirayakan itu jg termasuk konsisten berani nerima resiko utk dianggap “berbeda” di lingkungan sekitar .. Karena bukan hanya ga merayakan ultah anak, Bibu n Ayah jg mengajarkan anak2 utk tdk ikutan nyanyi2 “Happy Birthday” dan ikutan tiup lilinnya, dan yg lebih “ekstrem”, ga ikutan kasih kado ke mereka yg merayakannya. Sempat dulu beberapa kali di awal Kaka sekolah, saat ada yg merayakan ultah Bibu titipkan kado utk temannya ke tas Fathima “Ka, nnti jangan lupa ya, pulang sekolah klo acaranya sdh dimulai, Kaka kasihkan kadonya.” Kaka ngangguk. Sekali, duakali, sampai akhirnya Kaka nanya, intinya, kenapa ko kita ga merayakan ultah tp kita kasih kado ke org yg merayakannya, sambil muka sedih krn dia kepengen juga dikasih kado2 seperti temannya. Sejak itulah Bibu komit utk bismillah ga lagi ikut2an lagi. Karna jadinya malah kontradikitf sama apa yg Bibu n Ayah lagi ajarkan.

Bukan hal mudah mmg melewatinya, sempat sewaktu hari di tahun ke 3nya Kaka di PG n Kindergarten, saat baru dtg ke kelas, miss (guru kelasnya) menanyakan kado dari Fathima utk teman sekelasnya yg hari itu ultah, dengan serangkaian kata2 yg menurut Bibu kurang mengenakkan apalagi langsung ditujukan ke Kaka. Bibu dgr dr si mba yg dl bantu antar jemput sekolah anak2. Siangnya Bibu dtg dgn bawa kado dan menemui miss kelas Fathima. Pelan-pelan coba kasih pengertian, kenapa sbg orgtua memilih utk tdk ikut merayakan Ultah. Sempat goyah? Pasti, krn ini menyangkut kenyamanan Fathima disekolahnya, tp bismillah stlh konsultasi dgn suami, dan diberi full support, Bibu cb buang jauh2 rasa “ga enakan” ke org lain  dan lbh merasa ga enak ke Allah.

Tahun berganti tahun, sampai anak ke 3 (Fathima, Muhammad & Aleena) sekolah di PG dan Kindergarten yg sama, alhamdulillah, saat ini sepertinya udh bukan hal aneh lg utk lingkungan sekolah, khususnya para miss2 disana, kalo Bibu and the genk mmg ga ikutan merayakan ultah. Dan (semoga) mereka sdh memakluminya, hehe .. Jazakumullah khair utk pengertiannya 

Nah, moment perpisahan di kelas Kaka kali ini, Bibu jadikan kesempatan utk kasih pengertian lain, sama Kaka ttg hikmah dari ga perlunya merayakan hari kelahiran. Kalau kita terbiasa mendapatkan perlakuan istimewa dan dpt banyak kado dari orang2 terdekat di hari kelahiran, otomatis kita menaruh harapan ke mereka utk melakukan hal yg sama setiap tahunnya. Trs kalau begitu, dimana segi surprise’nya? Kan udh diharap2in dr sebelum2nya .. Itu pun kalo ternyata ada surprises yg berarti, klo ga ada, hening2 aja, krik krik krik, dijamin lgsg emosi jiwa, nangis ngeraung2 merasa ga ada yg sayang dan merhatiin sedunia, hehhehe …. Intinya Bibu kasih Kaka pengertian kalau setiap apa yg Allah dan RasulNya perintahkan pasti banyak hikmah dibaliknya. Salahsatunya perayaan ultah, yg mana mnrt Bibu lbh banyak mudharatnya drpada manfaatnya.

Bibu : “Ka, hari ini seneng yah dikasih banyak kado sm temen2. Krn Kaka ga berharap utk dikasih kado sm temen2 jadi Kaka surprised bgt yah …”

Kaka : “Iya Bu, Kaka seneng bangeeeett” sambil melukin semua kado2nya ..

Alhamdulillah 

source asli

“Hukuman” yang tidak menghukum?

0

Assalamu’alaikum

Mau sharing tulisan istri yang menerangkan cara menghukum yang tepat untuk anak-anak, tetap dalam ketegasan dan ada konsekuensi dari kesalahan sang anak, tanpa membuat mereka trauma dan takut untuk berbuat proaktif..

selamat membaca, barakallahu fiik

wassalamu’alaikum

Jumat, 29 Januari 2016

Bismillah,

Problem Rumah Tangga yg hampir setiap Ibu dengan anak lbh dr satu alami ; anak yang kecil iseng nakalin, abangnya yg gede kesel mukul, atau sebaliknya, atau masalah klasik lainnya REBUTAN MAINAN 😅 ………….

Alhamdulillah ala kulli, selama hampir 9thn jd Full Time Mom, mmg yg paling challenging tiap harinya itu nghadepin anak2 yg rewel trs dilanjutin berantem …. Hah! 💔 subhanallah words cant describe how puyeng I am menghadapinya hampir tiap hari  😂

Bukan cm anak2 yg punya tasks setiap hari, Bibunya jg punya, salahsatunya melerai anak anak yg berantem. Ni kayanya kudu diajukan permohonan ke “Kepala Sekolah”, Bibu dikasih Reward Points jg hahahah .. Biidznillah, ga ada yg lebih dahsyat dari Reward Point yg Allah kasih ya :mrgreen:

Dari yang nge”hukum” pake senyuman manis dgn omelan nada terendah, sampe tertinggi ples bonus cubitan maut di pantat, lalu disuruh “Time Out” mojok dipojokan ruangan, sampe akhirnya nyerah, belagak ga peduli, ga ajak ngmg, ga jg njawab klo diajak ngmg, semuaah udh pernah dicoba. Tapi semua hasilnya ga ada yg menguntungkan Bibu, yg ada malah rugi sndiri dan cape sndiri, lah kita msh dongkol, mereka udh ketawa2 main bareng lg lari kesana kemari, pernah pula disuruh time out mojok dipojokan kamar, dilatin ko anteng bgt madep ke tembok, pas dideketin tnyata lg asik baca buku 😅 *elusdada

Sia2 bener tenaga buat ngomelnya ..

Sebenernya kalau blh menyesal, Bibu menyesal knp dl sblm menikah dan punya anak, saat msh byk waktu luang ga byk belajar bgmn jadi Ibu yg baik, banyak baca buku2 yg menerangkan bgmn pengasuhan ala Rasulullah, atau cara2 pengasuhan metode barat yg mmg bagus utk dicontoh. Krn sesungguhnya jadi Ibu itu ga bs cm ngejalanin aja. Otodidak? Seriously, gak bisaa …

Kalau jadi manager HRD aja hrs melewati rangkaian pendidikan utk akhirnya bs menjadi manager HRD, begitu pula seorang Ibu seharusnya. Di US pendidikan utk orgtua ada kelasnya sndiri, programnya pemerintah dsana, malah banyak yg FREE, Parent Education Program namanya. Seru yaa .. Disini kayana blm ada, adanya seminar atau workshop yg dibuat independently. Alhamdulillahnya kebantu bgt sama adanya group2 Whatsapp dlsb. Walopun pastinya lbh enak belajar yg lgsg ketemu.

Banyak bgt sebenernya program2 positif di Barat sana yg bagus dan bermanfaat, sayangnya pemerintah kita kurang concern di hal pendidikan kemasyarakatan (khususnya keluarga) spt ini. Padahal pendidikan pertama anak sblm terjun ke masyarakat adanya di keluarga.

Anyway, seiring waktu Fathima, Muhammad dan Aleena mulai besar, sudah bisa diajak diskusi, sdh bisa mengungkapkan perasaan hati. Alhamdulillah makin ngebuka mata Bibu, bahwa ada saat2 tertentu kita sbg orgtua memposisikan diri sbg teman mereka, sbg sahabat, bkn orgtua. Dengan begitu kita lbh “less expectation” ke mereka. Krn yg selama ini memacu amarah kita atas apa yg mereka perbuat, dikarenakan adanya pengharapan dr kita, pengharapan bahwa anak hrs bisa spt apa yg kita mau. Sementara kita, orgtua, punya ekspektasi yg tinggi. Kalo udh mulai pusing sm perilaku “pinter”nya mereka, yg selalu diinget sm Bibu brp umur mereka, selama itu lah mereka baru menjalani kehidupan. Hidup baru 8.5thn, 7thn, 4.5thn trs berharap bs berperilaku spt kita yg umurnya puluhan tahun? Hiks .. Sedih jadinya ..

Ga pantes marah-marah, ngomel-ngomel, apalagi sampe ngecubit, naudzubillah mindzalik sampe lbh dr itu .. Yang hrs kita lakukan sbg orgtua adalah membimbing mereka utk bs menjadi apa yg kita harapkan. Ketika mereka melakukan kesalahan, maka terimalah .. Mereka lagi belajar hidup ….

Salah satu cara ampuh Bibu skrg utk menahan diri supaya ga ngomel2 trs, dgn ksh “hukuman” ini ke anak2

image

Untuk Fathima krn sdh lebih dewasa pemikirannya, Bibu kasih hukuman nulisnya lebih dalam, bikin tulisan ttg apa kesalahan dia, kenapa Bibu ga suka, apa yg mau dia lakuin utk perbaikin sikapnya dan sikap apa yg dia mau dari Bibu. Biasanya abis nulis dan ksh masing2 waktu buat berfikir udahannya Bibu diskusiin permasalahannya. Alhamdulillah stlh bbrapa bulan Bibu terapin hal ini, Fathima jd lbh terbuka sm Bibu. Malah sempet ksh pesen “Bibu kalo Kaka lg marah, tolong kasih Kaka waktu dulu ya, biarin aja dulu Kaka ngambek.” Dan mmg bener, Fathima tipe yg cm sebentar aja marahnya, paling lama 20 menit, selama Bibunya bener2 ksh waktu buat dia me-time buat ngambek.

Hukuman ini so far yg paling baik yg Bibu terapin dirumah. Kenapa paling baik? Karena selain menghemat tenaga ngomel2, ga nghabisin stock pahala, nambah2in stock dosa, bikin anak sakit hati pula. Saat anak2 lg dihukum nulis Bibu bisa masuk ke kamar me-time nenangin diri. Selain itu hukuman ini jg bisa jadi ajang latihan nulis anak2. Dan apa yg mereka tulis secara ga langsung bs jadi doktrin buat diri mereka sndiri. Bayangin aja, suruh nulis berlembar2 hal yg sama, kqkqkqkq … Sukurrrrriiiiin 😜

Alhamdulillah selama ini blm pernah ditolak kasih hukuman ini, kali pikirnya daripada dapet omelan dari Bibu ples cubitan maut 😋

Diulangin lagi ga kesalahannya? Diulangin! 😅 Ya begitulah ya anak2, saat mereka salah, tugas kita orgtua menasihati dan menunjukkan mereka mana yg benar, bukan menghukumnya dgn hukuman yg berat dan menyakiti diri dan hati mereka ..

Jadi kepikiran buat nge-stock khusus lembar kerja “punishment” dirumah. Yang di print, dikasih garis biar belajar nulis rapih, ga naik gunung turun gunung. Serunya biasanya anak2 tuh peniru andal. Jadi sok dipilih Ibu2 mau anaknya nnti tipe tulisannya kaya apa? Times New Roman? Arial Narrow? Comic Sans? Dipilihkeun buat buah hatinya tercinta, biar belajar latihan nulis mirip kek di koleksi tulisan Microsoft Words 😋

“When your child throw you lemons, give them writing punishment, make a lemon juice, sit down and enjoy your me-time!”

source asli 

Gay-Lesbian-Homosexual Adalah Bawaan Lahir?

0

Assalamu’alaikum

Berikut adalah sebuah tulisan yang sangat menarik bagaimana kaum LGBT di States (US) sudah sangat mengakar dan akan mencoba segala cara untuk meletigimasi keberadaan mereka yang berasal dari Tuhan or given, menerkam siapapun yang membahayakan eksistensi mereka, dan mendiskreditkan segala bentuk ilmiah yang berlawanan dengan tujuan mereka.

Begitu gencarnya mereka untuk memperjuangkan aspirasinya, sehingga jangan dikira bahwa mencapai UU Pernikahan Sejenis adalah puncak tujuan mereka.

Akhirul kalam selamat membaca, semoga membawa manfaat bagi kita semua, insyaallah, barakallahu fiik
Wassalamu’alaikum

debat mengenai LGBT di Indonesia belumlah apa-apa dibandingkan di AS.. 
ibaratnya, yang di Indonesia itu barulah level 1.. level ecek-ecek, sedangkan debat di AS sudah level 5, dan kaum pendukung LGBT sepertinya sedang memanfaatkan keterbukaan pemerintahan Obama untuk terus menggoalkan agenda mereka.. 
apakah dengan disahkannya UU Nikah Sejenis tahun lalu berarti perjuangan kaum LGBT AS sudah selesai?.. belum.. bahkan bisa dikatakan masih jauh.. 
agenda2 selanjutnya dari kaum LGBT AS bisa dikatakan sangat terkait dengan dunia sains..dan sayangnya itu termasuk upaya untuk memanipulasi sains dan memberangus kebebasan saintis (ilmuwan) dalam mengungkapkan hasil penelitiannya.. 
***
upaya kaum LGBT AS yang paling keras adalah untuk membuktikan bahwa gay bersifat genetik.. namun, hingga hari ini, belum ada ditemukan bukti tentang gen yang bisa menyebabkan gay.. bahkan sebuah studi terhadap kembar identik yang memiliki struktur gen sama (satu adalah gay, satu normal) justru membuktikan bahwa gay muncul akibat pengaruh lingkungan .. 
***
karena belum berhasil dengan teori gen, kaum ilmuwan pendukung gay kemudian menggunakan teori tentang struktur otak dari bidang neurologi untuk membuktikan bahwa gay adalah sesuatu yang ‘given’.. .. 
seperti yang dikutip oleh dr Ryu Hasan dari Univ Airlangga yang berceramah tentang hal ini beberapa kali di Freedom Institute, LBH Jakarta dan komunitas SEJUK, ada hasil penelitian yang mengungkapkan bahwa struktur otak gay disebabkan adanya satu proses yang khusus saat janin berada dalam kandungan.. sehingga akhirnya janin lahir dengan membawa bakat gay.. 
lebih jauh dr Ryu juga bicara tentang sifat kromosom dewasa ini yang tidak bisa dikatakan 100 % membawa sifat laki2 atau perempuan .. XX belum berarti itu perempuan dan YY belum berarti laki2.. 
sejauh ini belum ada ilmuwan di Indonesia yang punya energi cukup untuk membuat counter pendapat tentang teori gay sebagai bawaan lahir tersebut.. tapi kalau kita cukup rajin mengulik internet, bisa didapat hasil2 penelitian dalam bentuk pdf dari ilmuwan2 AS dan dunia yang mendukung teori bahwa gay diakibatkan pengaruh lingkungan.. 
***
kali ini akan saya kutip sebuah link yang menceritakan tentang hasil penelitian pada tahun 2003 oleh Dr Robert Spitzer, profesor di bidang psikiatri dari Universitas Columbia, AS, yang melibatkan sekitar 200 responden “ex gay” .. yaitu mereka yang berhasil mengubah orientasi seksualnya dari gay menjadi hetero.. 
menurut Spitzer, upaya mengubah orientasi seksual dimungkinkan dan akan berhasil jika gay memiliki motivasi yang tinggi (highly motivated)
http://abcnews.go.com/Health/Sex/story?id=117465&page=1 
sebelum Spitzer merilis hasil penelitiannya tersebut di jurnal asosiasi psikiater AS, kritik sudah muncul menghantam kesimpulan penelitian tersebut, dan sebagian besar berasal dari kolega Spitzer sendiri di Columbia University.. kalangan psikiater gelisah karena mereka sudah terlanjur menempatkan gay/homoseksual di luar daftar penyimpangan seksual/kelainan mental/ mental disorder.. 
dan siapakah Spitzer?.. ia adalah psikiater yang di awal tahun 1970-an mendorong agar gay/homoseksual dikeluarkan dari daftar tersebut.. 
***
nasib hasil penelitian Spitzer cukup tragis, karena seolah dihilangkan dari internet.. para lawannya sering mengutip Spitzer, namun tanpa menampilkan hasil penelitiannya secara lengkap.. 
Spitzer kemudian juga dipaksa untuk mengubah sikap dan membuat surat pernyataan yang intinya menyatakan bahwa hasil penelitiannya mengandung cacat dan kekurangan .. 
hingga meninggalnya Spitzer pada hari Natal tahun 2015 lalu, masih tidak jelas bagaimana nasib makalah risetnya tersebut.. 
namun, banyak kalangan yang sempat membaca dan mengikuti perdebatan tentang penelitian Spitzer tersebut, ikut menanggapi dan mendukung hasil penelitiannya.. 
contohnya seorang kolumnis AS yang memiliki rentang pergaulan yang sangat luas.. dengan mudah ia menunjukkan bukti bahwa kalangan gay di AS cukup banyak yang beralih ke kehidupan hetero (menikah) dan sebaliknya ada yang tadinya hetero kemudian menjadi gay.. 
http://www.nationalreview.com/article/204921/gays-can-go-straight-deroy-murdock 
namun kalangan pendukung LGBT mengeritik keras istilah “choice/choose—-> pilihan/memilih” pada saat seseorang beralih dari hetero menjadi gay.. contohnya aktris Cathy Nixon yang semula menikah dengan pria kemudian mmilih hidup dengan sesama perempuan.. kalangan pendukung LGBT menuduh Cathy yang menggunakan istilah “memilih” sebagai “terperangkap pada jebakan kelompok sayap kanan (kelompok agama dan kelompok pro-keluarga) ”
***
jadi, semua arus pemikiran, meskipun itu ilmiah, yang mengatakan bahwa gay akibat pengaruh lingkungan dianggap tidak valid oleh kelompok pendukung LGBT.. 
mereka saat ini sedang berusaha keras mencari pembenaran dari bidang genetika (terkait struktur gen) dan neurologi (struktur otak), yang sayangnya sampai saat ini hasil penelitian di bidang itu belum ada yang gemanya cukup kuat.. 
malahan hasil penelitian yang mengungkap banyaknya kasus homoseksual terjadi akibat pelecehan seksual di masa anak2 makin bertambah jumlahnya.. 
mengapa kaum LGBT berjuang keras untuk menyatakan bahwa gay adalah sesuatu yang “given”.. tujuannya adalah agar secara politis mereka bisa menuntut agar segala bentuk upaya pemulihan (conversion therapy/CT/ reparative therapy) itu DILARANG oleh pemerintah AS.. 
hasil penelitian Spitzer adalah tentang upaya pemulihan gay yang sukses karena responden termasuk gay yg highly motivated untuk berubah.. artinya bahwa CT adalah sesuatu yang ilmiah dan terbukti berhasil.. 
namun hal ini ditentang keras oleh kaum LGBT yang berpendapat bahwa CT adalah upaya yang tidak ilmiah dan sangat berbahaya, karena menimbulkan dampak depresi bagi para gay.. hari2 ini mereka sedang berjuang keras agar CT dinyatakan dilarang.. 
http://www.slate.com/blogs/outward/2015/04/20/can_gays_and_bis_turn_straight_what_the_evidence_says_about_ex_gay_therapy.html 
para pendukung LGBT AS mengidentifikasi bahwa musuh2 mereka berasal dari kalangan agama dan kelompok pro-keluarga yaitu :
The American Family Association

The Center for Reclaiming America

Minnesota Family Council

The Christian Coalition

Concerned Women for America

Family Research Council,

The National Campaign to Protect Marriage

Focus on the Family
https://www.outfront.org/library/exgay/facts 
bahkan kelompok LGBT mengklaim bahwa banyak organisasi terkemuka tidak mendukung program2 yang terkait “ex-gay” (mereka yg sukses beralih menjadi hetero), antara lain: 
American Psychiatric Association

American Psychological Association

American Medical Association

American Academy of Pediatrics

American Association of School Administrators

American Federation of Teachers

The Interfaith Alliance Foundation

National Academy of Social Workers

National Education Association

American Counseling Association

World Health Organization

Council on Child and Adolescent Health
untungnya Spitzer tidak sendiri.. seorang koleganya dari Columbia University yaitu Joseph Nicolosi juga melakukan penelitian yang sama dan hasil yang sama, bahwa CT sangat ilmiah dan potensi keberhasilannya cukup tinggi.. 
tentu saja Nicolosi kemudian jadi sasaran serangan kaum pendukung LGBT .. namun, tidak seperti Spitzer yang kemudian menganulir hasil penelitiannya sendiri, Nicolosi bangkit dan melawan.. dia berkeras bahwa CT sangat ilmiah dan relevan.. 
Nicolosi membuat pembelaannya di sini:
http://www.josephnicolosi.com/what-is-reparative-therapy-exa/ 
entah sampai berapa lama Nicolosi akan bertahan sendirian, sementara makin banyak negara bagian di AS yang setuju dengan kelompok LGBT untuk melarang dilakukannya CT .. 
http://www.huffingtonpost.com/news/gay-conversion-therapy-ban/
jadi, yang namanya Conversion Therapy (upaya pemulihan gay menjadi hetero) meskipun dilakukan berdasar kaidah2 ilmiah, profesional dan atas kesukarelaan gay yang terlibat, tetap dilarang, atas nama hak asasi.. 
ilmiah namun dilarang?… kedengaran ironis, ya..

Sumber asli disini

Reward Chart

0

Bismillah,

Alhamdulillah, setelah mggu lalu hampir tiap malam berkutat ngerjain Reward Chart,

image

akhirnya seminggu ini udh perdana dipake 😁 finally! Walopun standar gitu2 aja penampakannya, tp puas bgt alhamdulillah .. Terlebih ngeliat Kaka n Abang jg ga ketinggalan si Aleena jd semangat banyak2an ngumpulin si “Smile” 💓

Sempet bingung mikirin tempelan utk poinnya pake apa, tadinya mau pake stamp lucu yg di cap’in ke sticker bulet2 merk tom&jerry itu, eh pas ke toko buku dkt rumah nemu sticker 🙂 ini, jadilah sticker ini yg dijadiin “poin” .. Malah jd lbh terlihat menyenangkan dan bikin anak2 semangat ngoleksinya ..

image

Untuk tabel tasks’nya berhubung menyesuaikan board blacknya yg ga terlalu besar, dibikin hanya beberapa tasks yg mmg perlu di”genjot” aja, krn poin smile ini mmg diperuntukkan utk nntinya ditukar dgn rewards jadi dibagian yg anak2 butuh dikasih stimulus Bibu taro di dalam Reward Chart ini.

Contohnya “Morning Shower” , harinya sekolah aja disuruh mandi kudu kejar2an dulu, nah ini homeschooling, kejar2annya br kelar sore keknya 😅😷Jadi penting bgt ni ditaro di Reward Chart. Tapii poin smile hanya dikasih kalo mandi paginya ga lbh dr jam 7 pagi ..

Berikut daftar Tasks yg Bibu taro di Board Reward Chart : 🏡📚
– Morning Shower
– P.E (Physical Education aka Olahraga) / Sunbathing
– Dhuha Prayer
– Quran Remembrance
– Islamic Education
– Nap
– Today’s Study
– Worksheets/Workbooks
– Tahsin/Tahfidz
– Brush Teeth
– Before Sleep Activity

Olahraga bisa diganti sama Sunbathing, khususnya kalo Bibu lg repot bin males ngajarin senam etc 😋 biasanya Kaka Abang inisiatif sndiri ambil bangku n buku duduk ditaman dpn rumah, pnh jg kmrn main catur beduaan, kqkq

image

Shalat Dhuha shalat sunnah yg Bibu berharap anak2 biasakan diri mereka mengerjakannya setiap hari, krn banyak barakah didalamnya insyaa Allah

Quran Remembrance, baca quran tilawah bergantian dgn nulis Mushafku (buku utk belajar nulis surat2 al quran dlm bhs arab, beli di AQL Islamic  Center’nya Ustdz Bachtiar Nasir) sambil dibaca arti suratnya

Islamic Edu, pelajaran ttg Dien yg sesuai Quran dan Assunah tentunya, ini salahsatu muatan yg sulit didapat di sekolahan umum kebanyakan, even sekolah yg berembel Sekolah Dasar Islam Terpadu tuntunan shalatnya ada bbrapa yg ga sesuai tuntunan shalat Rasulullah. Yg plg common bgt, mslh niat shalat 😅 Salahsatu yg bikin excited sejak Fathima HS, Bibu bs meng”arsitek”an pelajaran yg msk kedalam otaknya ..

Nap/Tidur siang, nah kalo nyuruh mandi pagi sesi kejar2an ronde 1, nyuruh tidur siang ini ronde 2nya 😑 ya Allah ya Rabbana, klo disuruh tidur siang bikin emosi jiwak, apalagi si Abang “Abang ga suka tidur siang! Ga berguna, ga bs ngapa2in!” Berhubung tidur siang salahsatu sunnah Rasulullah saw jg, jd satu hal ini kudu dimasukin ke board juga

Today’s Study, tema pelajaran hari itu berdasarkan Lesson Plans yg (sedang) Bibu buat. Bibu lg coba buat tematik jd bisa berhubungan sm tema Islamic Education dihari yg sama. Biidznillah, lmayan menyita waktu dan tenaga tnyata bikin kurikulum, apalagi ditemani 1 bayi yg imut2 😩

Worksheets/Workbook, sesi latihan buat anak2 rangkuman dr pelajaran hari itu

Tahfidz/Tahsin, perbaikan bacaan quran (padahal Bibunya jg blm bener jg bacaannya 😅) bergantian dgn hafalan surat2, ini subhanallah ya, mmg bnr kata2 bijak yg blg “mengajarkan adalah cara terbaik utk belajar” semenjak nemenin anak2 hafalan surat2 Bibu otomatis jd bertambah jg hafalannya 😉alhamdulillah

Brush Teeth, nah ini ronde terakhirnya sesi kejar2an 😅

Before Sleep Activity, kalo lg ga cape Bibu suka cerita2 ttg apa aja sblm waktu tidur sm anak2, ya cerita jaman Bibu kecil, ceritain masa kecil anak2, apa aja bisa jd bahasan, klo udh asik ngedengerin suka pada maunya lgsg tidur, ga mau wudhu n “mandi ayat” spt yg Rasulullah contohin baca Ayat Kursi, dan 3 surat Qul, jd wajib distimulasi sm smileeeee ..

Reward Chart ini pas buat anak tipe Kinestetis yg aktif ga bisa diem 😅 Dengan adanya Reward Chart mereka terpacu buat mengerjakan task hari itu utk ngedapetin yg mereka mau. Konsekwensinya, Ibu sbg pendidik harus komitmen sama task dan reward yg dibuat.

NOTE : Shalat wajib 5 waktu ga Bibu masukkan ke dalam board krn tanpa Bibu ksh reward, anak2 wajib kerjakan :mrgreen: tentunya Bibu bantu ingatkan. Mandi sore juga ga Bibu masukin, krn kalo ga mandi sore, ga bebersih sblm tidur otomatis ga boleh bobo bareng Bibu, kqkq

Original Source, here